.webp)
"Para simpatisan yang belum berangkat itu akhirnya jadi susah. Apalagi, ada pandemi ini, jadi makin terhambat," jelasnya.
Walhasil, para simpatisan ISIS yang belum berangkat ke Suriah akhirnya hidup berdampingan dengan masyarakat Indonesia.
BACA JUGA: Brigjen Rusdi Blak-blakan Soal Teroris, FPI Dibikin Terpojok
Selain itu, mantan anggota ISIS yang masih hidup jauh dan pulang ke Indonesia lebih berbahaya daripada yang belum sempat pergi ke Suriah.
"Ini yang paling berbahaya, karena mereka punya kemampuan penyamaran hingga merakit bom. Bayangkan mereka membaur dengan masyarakat dan bahkan anak-anak kita," kata Sutiyoso.(*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News