
Akhir bulan Maret dipilih sebagai waktu penyelenggaraan Earth Hour karena pada saat itu mayoritas negara di seluruh belahan dunia sedang mengalami pergantian musim. Dalam waktu tersebut, suhu bumi di berbagai belahan dunia cukup nyaman jika pendingin maupun pemanas ruangan dimatikan saat Earth Hour. Selain itu, di akhir Maret, rata-rata semua belahan dunia sudah cukup gelap pada sekitar jam 20.30 – 21.30, sehingga efek Earth Hour akan sangat terasa.
Manfaat Earth Hour
Terdapat dua cara untuk menghindari kerugian akibat pemanasan global, yaitu efisiensi energi dan konversi energi ke sumber-sumber terbarukan. Dalam hal tersebut, earth hour merupakan salah satu wujud efisiensi energi yang paling sederhana dan bisa dilakukan setiap individu. Bayangkan energi yang bisa dihemat saat para penduduk di dunia ikut mematikan sumber-sumber energi selama satu jam. Kegiatan earth hour menunjukkan bahwa hal kecil dan sederhana, bisa menghasilkan manfaat yang besar jika dilakukan secara bersama-sama. Jadi selain manfaat untuk lingkungan, ada manfaat sosialnya juga, yaitu untuk memperkuat solidaritas masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Landmark utama di dunia juga berubah jadi gelap saat merayakan Earth Hour
Sejumlah landmark utama di seluruh dunia ikut berpartisipasi dalam Earth Hour, sejak diselenggarakan pada tahun 2007. Sejumlah landmark yang ikut menjadi gelap saat earth hour di antaranya Sydney Opera House, The Great Pyramids, Empire State Building, dan Las Vegas strip. Bahkan kota Paris yang disebut sebagai city of lights ikut menjadi gelap gulita saat lampu Menara Eiffel dimatikan.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News