
GenPI.co - Badan SAR Nasional (Basarnas) memiliki tiga metode dalam mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
Kepala Basarnas (Kabasarnas) Marsdya Bagus Puruhito mengurai bahwa ketiga metode itu adalah pencarian lewat udara, laut, dan bawah laut.
BACA JUGA: Sudah 7 Kantong Jenazah Isi Potongan Tubuh Korban Sriwijaya Air
Khusus untuk pencarian udara, ada dua helikopter yang dikerahkan ke lokasi.
"Kita siapkan dua heli, satu dari TNI AU dan satu lagi dari Basarnas," ujarnya dalam jumpa pers di Pelabuhan JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (10/1).
Untuk pencarian dari atas permukaan laut, ada sejumlah kapal TNI AU yang disiagakan. Sementara untuk pencarian bawah laut akan dikerahkan kapal-kapal yang memiliki sonar. Salah satunya KRI Rigel.
BACA JUGA: Benarkah Buronan Harun Masiku Meninggal Dunia?
“Ada juga kerahkan kapal-kapal yang memiliki sonar, seperti KRI Rigel," imbuhnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News