
GenPI.co - TNI Angkatan Laut mengerahkan tujuh Kapal Republik Indonesia (KRI) untuk membantu pencarian pesawat Sriwijaya Air yang hilang di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Sabtu (9/1).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, mengatakan KRI yang dikerahkan yakni dari Jajaran Koarmada I dan Lantamal III.
BACA JUGA: Sriwijaya Air Hilang, Kemenhub Kerahkan 7 Kapal Patroli
KRI yang digerakkan yakni, KRI Teluk Gili Manuk (onboard Tim Kopaska), KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI Cucut -866, KRI Tengiri.
"Dan 2 Sea Rider Kopaska serta 2 kapal Tunda yakni TD Galunggung dan Malabar," ujar Julius dalam keterangannya.
Selain itu, TNI AL juga menyiapkan Heli Nbell 412 EP HU 4205 di KRI Bontang yang posisinya bersandar dermaga JICT Jakarta, armada ini juga siap dukung Operasi SAR.
Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-218 take off dari Bandara Sukarno Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.
BACA JUGA: Tetiba, Mujahid 212 Berbalik Arah Dukung Polisi
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News