
GenPI.co - Wilayah Sepaku dan Penajam Paser Utara yang merupakan lokasi ibu kota baru menyimpan kekayaan alam yang melimpah.
Pemindahan ibu kota diharapkan tidak menghilangkan kekayaan tersebut.
BACA JUGA: Potensi Migrasi ke Calon Ibu Kota Baru, Peneliti Ingatkan Hal Ini
Hal itu diucapkan peneliti senior di bidang arkeolog Harry Truman Simanjuntak pada Webinar “Hasil Penelitian Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Tahun 2020” pada Senin (30/11/2020).
Penelitian pada tahap awal pembangunan ibu kota negara tersebut, telah berlangsung selama satu tahun. Di tengah keterbatasan akibat pandemi, para peneliti berhasil mengungkap 202 objek penelitian.
Menurut Truman, wilayah ibu kota negara (IKN) memiliki kandungan batubara yang merupakan yang terbesar di Indonesia.
“Wilayah ini sangat kaya dengan sumber daya alam, yaitu berupa minyak, gas bumi serta batubara,” ungkap Truman.
Bukan hanya itu, wilayah Kalimantan yang dikenal sebagai paru-paru dunia juga memiliki beragam flora dan fauna endemik yang tidak boleh dirusak oleh apapun, termasuk pembangunan ibu kota.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News