
GenPI.co - Terhitung awal November 2020, penyanyi asal Amerika Serikat Taylor Swift sudah bisa melakukan rekaman ulang kelima album pertamanya.
Seperti yang diketahui, Swift tidak memiliki hak atas kelima album pertamanya. Baru pada November 2020, dia secara kontrak diizinkan untuk mereka ulang karya-karya terbesarnya.
BACA JUGA: Taylor Swift Salah Satu Artis Berpengaruh dalam Pemilu di Amerika
Melansir Vulture (1/11), hal ini diawali pada Juni 2019. Saat itu, Scooter Braun membeli hak atas label lama Swift, Big Machine Records.
Swift pun sering mengungkapkan kesusahannya perihal royalti atas lagunya, tak jarang menyebut Braun sebagai seorang pengganggu yang ‘manipulatif’.
Lalu, pada musim panas 2019, Swift mengumumkan rencananya untuk merekam ulang album-album miliknya demi mengambil alih kepemilikan seluruh albumnya.
BACA JUGA: Lover, Lagu Superromantis yang Diciptakan Taylor Swift
“Kontrak saya mengatakan bahwa pada November 2020 saya dapat merekam album satu sampai lima lagi,” kata Swift di Good Morning America.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News