Dispar se-NTB dan Kemenpar Bahas Kebangkitan Lombok dalam Rakor

Dispar se-NTB dan Kemenpar Bahas Kebangkitan Lombok dalam Rakor - GenPI.co

"Begitu ditunjuk pada September 2018 kita langsung tancap gas. Langkah-langkah promosi telah masif kita gelar untuk memulihkan pariwisata Lombok," ujar Farid.

Sementara itu Asisten Deputi Pemasaran I Regional III Kemenpar Muhammad Ricky Fauziani mengatakan, Kemenpar akan selalu mendukung pemulihan sektor pariwisata NTB. Saat ini Kemenpar sedang mempersiapkan empat agenda wisata di NTB yang masuk dalam kalender agenda wisata nasional 2019. Ada Festival Pesona Bau Nyale, Festival Moyo, Festival Tambora, hingga Pesona Khazanah Ramadhan. Dengan itu diharapkan mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Lombok. Sekaligus menggambarkan betapa amannya Lombok saat ini.

"Empat event NTB ini harus dipersiapkan dengan matang karena menjadi agenda pariwisata nasional 2019. Kemenpar tentu mendukung penuh empat event tersebut sehingga menjadi trigger bagi datangnya wisatawan," kata Ricky.

Tidak hanya sebatas menggelar event, Kemenpar juga selalu melibatkan NTB dalam setiap ajang promosi yang strategis. Baik itu di dalam maupun luar negeri. Hal ini dilakukan guna memberikan informasi kepada wisatawan bahwa NTB aman untuk kembali dikunjungi.

"Selama 2018 kita telah melaksanakan 30 kegiatan promosi, famtrip, dan juga delapan kegiatan promosikan NTB di lima negara yakni Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Inggris," tutup Ricky.

Menteri Pariwisata Arief Yahya optimis jika pariwisata Lombok akan semakin kencang. Apalagi program pemulihan dilakukan secara keroyakan bersama Kementerian serta lembaga negara lainnya.

Salah satu indikatornya adalah akan segera dibangunnya sirkuit MotoGP di Mandalika. Dengan adanya sirkuit tersebut dipastikan Lombok akan menjadi salah satu pusat pariwisata di Indonesia.

"Menurut rencana sirkuit akan selesai pada tahun depan, tahun 2020. Ini menjadikan Lombok dapat menggelar MotoGP pada tahun 2021. Bayangkan impact-nya bagi pariwisata Lombok. Proyeksinya dari MotoGP saja sudah menyedot 300.000 wisatawan. Belum lagi balapan-balapan lainnya. Sudah bisa dipastikan Lombok bukan sekedar bangkit tetapi menjadi salah satu destinasi utama di Indonesia. Support akan terus kami berikan," ujar Menpar Arief. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya