
GenPI.co - Novel "Berbahagia Tanpa Kepala" sangat aneh dalam pemberian nama. Pastinya buat siapa saja bertanya-tanya tulisan apa yang ingin disampaikan Triskaidekaman dalam karyanya.
Novel itu menceritakan tokoh utama bernama Sempati yang sudah cukup lelah menjalani kehidupan dengan berbagai permasalahan.
BACA JUGA: Lagi, Novel Ubur-Ubur Lembur Memang Paling Pas Dibaca Saat Santai
Bagi Sempati seharusnya kepala adalah bagian tubuh yang bisa mencari jalan keluar terhadap berbagai permasalahan hidup, tetapi malah menambah beban.
Untuk itu, Sempati memutuskan mengikuti program bebaskan kepala, yang merupakan salah satu cara melepaskan kepala seseorang. Akan tetapi, seseorang tetap bisa mendengar, melihat dan berbicara.
BACA JUGA: Novel Keluarga Tak Kasat Mata, Kisah Nyata yang Bikin Merinding
Tujuannya untuk melepaskan kepala, guna meringankan beban yang dialami Sempati.
Kisah yang dihadirkan novel berisi 308 halaman memang cukup absurd. Jadi perlu mendalaminya secara mendetail dan menikmati alurnya dari halaman ke halaman supaya memahaminya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News