
Baca Juga : Ladang Jagung Gorontalo, Surga Selfie yang Memukau
Tradisi membuat gula aren ini, ternyata diwarisi leluhur mereka yang juga hidup di dalam kawasan penyangga, mereka memanfaatkan air nira yang berlimpah untuk dibuat gula dan dijual di pasar tradisional setiap hari Kamis di ibukota kecamatan, Tapa.
Pahangga di Desa Ilomata ini diproduksi kelompok oleh masyarakayt Anoa, yang dibina oleh Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone dengan pendampingan dari Enhancing the Protected Area System in Sulawesi for Biodiversity Conservation (E-PASS) atau Proyek Peningkatan Sistem Kawasan Konservasi di Sulawesi untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati (E-PASS).
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News