
Lalu salah satu bibi tua yang ikut merasa kesal dengan peristiwa tersebut akhirnya meluapkan emosinya dengan membuat kue.
Takut amarahnya diketahui oleh orang lain, dia pun menyebutkan "Cha..Kwe". Cha berarti bunuh dan Kwe merupakan julukan yang buruk untuk si pemfitnah. Ada juga yang menyebut Kwe adalah setan.
Baca Juga : Ada Kuliner Unik Makanan Serba Biru di Kota Jogja
Meskipun sejarah asal muasal Chakwe sangat buruk dan menyimpan kebencian, namun rasa chakwe sangat enak ketika dinikmati oleh bubur atau menjadi pendamping minum teh atau kopi.
Masuknya Chakwe di Indonesia karena adanya sebuah akulturasi budaya Tionghoa yang masuk ke Indonesia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News