Ketika Anji Manji Dibantai Seorang Jurnalis Foto

Ketika Anji Manji Dibantai Seorang Jurnalis Foto - GenPI.co
Salah satu sanggahan Nyimas Laula terhadap komentar Anji soal jenazah pasien COVID-19. (Foto: Twitter/@NyimasLaula)

Dalam komentarnya Anji mempermasalahkan seorang fotografer yang boleh mendekati jenazah. Sementara pihak keluarga dilarang. Terkait itu, Nyimas mengatakan Anji sangat absurd.

“Apa Anji nggak pernah lihat coverage COVID-19 lain dari dalam rumah sakit/kamar pasien? Jangan-jangan selama ini kelamaan hidup di dunia imajinasi, lupa lihat realita, Saya bantu ingatkan, biar napak tanah sedikit,” cuitnya.

Nyimas kemudian menyertakan beberapa tangkapan  yang menunjukkan liputan fotografer/perwarta foto dari dalam ruang pasien COVID-19.tangkapan layar itu adalah dari Instagram National Geographic dan New York Times.

“Apakah ini konspirasi elit global????” Begitu sindir Nyimas pada Anji.

BACA JUGA: Anji Manji dan Awkarin Perang Cuitan, Kenapa Yah?

Ia menambahkan bahwa para pewarta foto adalah pekerja di lini depan dalam wabah COVID-19, seperti halnya tenaga kesehatan. Dalam bekerja setiap insan memegang kode etik jurnalistik yang salah satu poin dasarnya adalah kejujuran.

“Ngarahin subjek foto itu nggak boleh, mindahin botol aqua karena ganggu frame aja nggak boleh. Apa lagi settingan? Lu kate liputan wabah kayak fotosyut fesyen? @duniamanji,” ujarnya lagi.

Thread sanggahan Nyimas Laula di Twitter mendapat atensi penuh dari netizen. Bahkan akun gosip Lambe Turah turut membagi tangkapan layar sanggahan tersebut di akun Instagram-nya.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya