(1).webp)
GenPI.co - Para peneliti di Amerika Serikat mengungkapkan temuan baru terkait virus corona. Dikatakan, mutasi spesifik pada coronavirus baru dapat secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk menginfeksi sel.
Dilansir dari Reuters, Selasa (16/6), para ahli di Scripps Research yang melakukan penelitian tersebut menamakan mutasi itu sebagai D614G.
BACA JUGA: Ikan Salmon Biang Penyebaran COVID-19 di Pasar Xifandi, Beijing?
Mutasi yang terjadi berupa peningkatan jumlah ‘paku’ pada pada virus corona yang memungkinkannya untuk mengikat dan menginfeksi sel.
"Jumlah - atau kepadatan - lonjakan fungsional pada virus adalah empat atau lima kali lebih besar karena mutasi ini," kata Hyeryun Choe, salah satu penulis senior studi ini.
Namun masih belum diketahui apakah mutasi kecil ini mempengaruhi keparahan gejala orang yang terinfeksi, atau meningkatkan angka kematian.
Para peneliti itu juga mengatakan perlu dilakukan penelitian, termasuk studi kontrol, untuk mengkonfirmasi temuan mereka.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa virus corona baru Sars-Cov-2 bermutasi dan berkembang karena beradaptasi dengan inang manusia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News