
“Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang sangat serius mengembangkan sektor pariwisata. Setiap tahun, komitmen ini menjadi tambah kuat. Buktinya, dari 77 event tahun 2018, kini berkembang menjadi 99 event. Sungguh luar biasa,” puji Adella.
Kabid Pemasaran Area I Kemenpar Wawan Gunawan mengaku tidak sabar menunggu event-event yang akan digelar Banyuwangi.
“Kemasan acara di Banyuwangi selalu luar biasa. Mereka membuat pariwisata menjadi sesuatu yang sangat istimewa. Kita tunggu saja gebrakan apa yang akan Banyuwangi lakukan tahun ini,” paparnya.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, standard yang deterapkan dalam CoE ini akan memunculkan cultural values dan commercial values dari setiap event. Khusus commercial values, harus di-monetised (dihitung nilai ekonominya), sehingga bisa diketahui dampak ekonominya kepada kesejahteraan masyarakat.
”Tugas utama Kemenpar selanjutnya adalah mempromosikan event tersebut. Serta bagaimana strategi dan memasarkan event agar memberikan nilai (value) dari segi budaya (culture) maupun ekonomi (commercial value),” kata Menpar Arief Yahya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News