
“Harapan saya adalah Provinsi Bengkulu ini destinasi unggulan. Karena Bengkulu layak kita jual salah satunya adalah sejarahnya bagus dan destinasi alamnya banyak,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Bengkulu, Abdul Khafi Syatra mengatakan, Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang terletak di Pulau Sumatera.
Destinasi wisata di Bengkulu yang layak dijual di antaranya Bukit Kaba di Rejang Lebong, Bukit Batu Kandis di Bengkulu Tengah, Suban Sumber Air Panas di Rejang Lebong, Danau Mas Harun di Rejang Lebong, Danau Dendam Tak Sudah di Kota Bengkulu, Curug Sembilan di Bengkulu Utara, Pantai Panjang Kota Bengkulu, Pantai Manula di Kaur, Pulau Enggano dan Pulau Tikus serta beberapa destinasi wisata sejarah seperti Fort Marborough, Rumah Pengasingan Bung Karno, Rumah Fatmawati.
“Banyak destinasi wisata di Bengkulu, semuanya layak dijadikan wisata unggulan di Bengkulu. Hanya saja semua itu tidak bisa dilakukan sendiri sehingga harus bersama-sama menjadikan wisata Bengkulu semakin dikenal,” ujarnya.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut positif atas rencana besar Bengkulu untuk menjadikan daerahnya lebih fokus ke sektor pariwisata. Ke depan, pihaknya juga akan memberi dukungan yang lebih besar bagi promosi dan festival yang ada di Bengkulu.
Bahkan, kata Menpar Arief Yahya, Bengkulu bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia. Namun demikian, menteri memberikan tips agar Bengkulu sukses menggapai destinasi wisata kelas dunia. Apa tips itu?
"Pertama, atraksi. Nomor satu yang paling diingat dari Bengkulu adalah Rafflesia. Maka Bengkulu disebut Bumi Rafflesia. Kedua, adalah akses. Untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia, Bengkulu harus memiliki bandara berkelas internasional. Ketiga adalah Akomodasi. Ditahun 2019 ini, Bengkulu harus memiliki kawasan ekonomi khusus pariwisata. Untuk akomodasi, Bengkulu harus memiliki hotel berkelas internasional," papar Menpar Arief Yahya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News