
Mengacu pergerakan wisatawan India, trendnya sangat positif. Pada 2017, total pergerakan arus masuk wisatawan India mencapai 485.314 orang. Jumlah tersebut meningkat 28,8% dari tahun sebelumnya. Sepanjang 2016, arus kunungan wisatawan Negeri Bollywood hanya sekitar 376.802 orang. Wisatawan India pun tahun lalu menempatkan Bali sebagai destinasi utama dengan 265.336 wisatawan.
“T+L India’s Best Award 2018 ini sangat bergengsi. Best Wedding Destination International 2018 bagi Bali ini memiliki banyak sisi positif. Sebab, pengakuan terbaik ini diberikan international. Dengan gelar ini, kami optimistis pergerakan wisatawan ke Bali akan semakin positif khususnya yang dari India,” ungkap Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.
Menteri yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan menjadi #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok menambahkan, T+L India’s Best Award 2018 ini menguatkan aspek 3C Pulau Dewata. Sebab, confidence dan credibility Bali secara menyeluruh akan naik. Lebih penting lagi, calibration bukti kualitas Pulau Dewata bila dikomparasi dengan destinasi pada kategori serupa.
“Best Wedding Destination International 2018 ini menunjukan kekuatan Bali. Bali semakin percaya diri dan krdibilitasnya otomatis naik. Bila dibandingkan dengan negara lain, Bali juga memiliki kualitas lebih baik. Penghargaan itu bisa membantu memulihkan dunia pariwisata Indonesia setelah terganggu oleh bencana alam. Penghargaan ini memberi optimisme baru,” tutupnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News