
GenPI.co - Kehadiran turis Timur Tengah memang ada positifnya, akan tetapi, di sisi lain kehadiranya membawa aroma nista.
Fenomena kawin kontrak membuat kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, akhirnya menjadi sorotan dari berbagai pihak.
BACA JUGA: Aura Prabowo Wow Banget, Menantu RI-1 dan Anak RI-2 Minta Restu
Di kawasan Puncak, bukan sekadar mudahnya menyalurkan hasrat lewat kawin kontrak ini, akan tetapi maharnya pun dinilai sangat murah sekali.
Hal tersebut dibeberkan langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin.
BACA JUGA: Ramalan Wirang Birawa di 2020, Artis Sangat Populer Sakit Parah
Menurutnya, bahwa hasil penelitian Pemkab Bogor, tarif kawin kontrak tersebut mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 20 juta, dengan rentang waktu kontrak mulai dari satu hingga dua bulan.
BACA JUGA: 4 Fakta Penyerang Novel Baswedan, Nomor 2 Bikin Naik Darah
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News