
Baca Juga : Sudah 17 Negara Keluarkan Travel Advice ke Lombok
“ Sekarang point pentingnya, bagaimana diplomasi luar negeri dioptimalkan. Tujuannya tentu memberi pengaruh positif terhadap pariwisata. Pemilihan dan penggunaan media luar negeri benar-benar mampu menciptakan sentimen positif. Jadi, evaluasi harus diberikan,” tutur Asnawi lagi.
Optimisme pun digelembungkan ASITA. Asnawi berharap, pariwisata Indonesia fokus pada selling dan branding destinasi pada 2019. Harapannya agar target 20 Juta kunjungan wisman bisa tercapai. Khusus sales mission di luar negeri lebih banyak melibatkan biro perjalanan. Sebab, biro perjalanan ini menjual paket wisata lengkap beserta hotelnya.
“ Setelah ini, semua fokus kepada selling dan destinasi. Biro perjalanan harus diintensifkan saat menggelar pameran di luar negeri. Sebab, mereka memiliki paket wisata lengkap beserta hotel dan lainnya,” pungkasnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News