
Penyebabnya salah satunya adalah terjadi cuaca buruk.
Menurut dia, intensitas hujan lebat mengakibatkan minimum visibility atau minimal jarak pandang terjadi.
Tak hanya itu, dia mengaku cuaca buruk ini juga menyebabkan keterlambatan keberangkatan penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.
BACA JUGA: Liburan Seru dan Banyak Villa Keren, Ini Lokasi Menginap di Bali yang Wajib Dicoba
“Data yang kami terima terdapat 10 penerbangan domestik dan empat penerbangan internasional yang mengalami keterlambatan, rata-rata 60-120 menit dari jadwal,” papar dia.
Meskipun begitu, Ahmad membeberkan seluruh penerbangan yang sempat mengalami keterlambatan telah terbang dengan aman.
BACA JUGA: Ratusan Burung Pipit Mati di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Kok Bisa?
Begitu pula dengan penumpang yang gagal mendarat di Bali akhirnya telah tiba.
Di sisi lain, Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat pergerakan penumpang yang signifikan, sejak Rabu (18/12) lalu ada sebanyak 707.721 penumpang.
BACA JUGA: Bandara I Gusti Ngurah Rai Wajibkan Penumpang dari Luar Negeri Isi Aplikasi Satu Sehat
Jumlah ini naik 7% dibandingkan dengan periode yang sama 2023.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News