
Hal tersebut diakui Ifan saat ia memerankan adegan gelombang tsunami itu meluluhlantakkan Tanjung Lesung.
Ia teringat saat tsunami menerjang mengakibatkan banyak korban jiwa hingga enam orang terdekat Ifan menjadi korban.
Mereka adalah Herman, Bani (bass) dan Andi (drum) yang merupakan personel band Seventeen sekaligus sahabat Ifan. Road manager dan salah satu kru band, yang ikut juga harus meninggal akibat sapuan gelombang tsunami.
Tak hanya itu kepedihan Ifan masih berlanjut saat mengetahui sang istri Dylan Sahara juga tersapu ombak.
"Pas syuting reka adegan yang ada gelombangnya, di kolam dan pantai, aku merinding sendiri, mendadak flash back nggak bisa napas di antara jenazah. Jadi teringat semua kejadian tsunami," beber Ifan.
BACA JUGA: Jika Kamu Merasa Kena Pelet, Ini 6 Jenis Tanaman Penangkalnya
Ifan Seventeen berharap dengan adanya film Kemarin dapat memberi warisan untuk anak-anak para personel Seventeen. Anak-anak yang di maksud Ifan adalah buah hati dari ketiga personel Band Seventeen.
Meskipun menguak luka yang begitu dalam, Ifan yakin telah melakukan hal benar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News