
Sana juga berupaya menemui Kepala Desa Wonua Raya untuk menyampaikan agar tokoh desa itu turut membantu menyelesaikan masalah ini.
"Saya ketemu juga Pak Desa Wonua Raya, minta tolong bantu ini persoalan karena warganya," tutur dia.
Setelah permintaan maaf, kasus ini sempat mereda beberapa bulan hingga kabar mengejutkan Supriyani telah ditetapkan sebagai tersangka.
BACA JUGA: Kasus Guru Honorer Supriyani Viral, Bupati Konawe Selatan Pilih Pecat Camat Baito
Namun demikian, Jefri sebagai penyidik yang sebelumnya menangani kasus ini tiba-tiba pindah tugas.
"Pak Jefri pindah ditangani oleh penyidik baru. Tapi dalam pemeriksaan saya sampaikan kalau saya habis antar Ibu Supriyani minta maaf. Tapi tiba-tiba ada panggilan Ibu Supriyani dipanggil Jaksa. Sampai akhirnya ditahan," beber dia.
BACA JUGA: Astaga! Mobil Dinas Camat Baito yang Ditumpangi Guru Honorer Supriyani Ditembak
Sana Ali mengaku bersedih karena tuduhan menganiaya murid di luar nalar pihak sekolah.
"Kita bersedih. Guru-guru juga sedih," ujar dia
BACA JUGA: Majelis Hakim PN Andoolo Tolak Eksepsi Guru Honorer Supriyani, Ini Alasannya
Di sisi lain, saksi Lilis Herlina menyayangkan dugaan penganiayaan terhadap siswanya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News