Santri Ponpes di Sukoharjo Meninggal, Diduga Dianiaya Kakak Kelas

Santri Ponpes di Sukoharjo Meninggal, Diduga Dianiaya Kakak Kelas - GenPI.co
Ilustrasi anti-perundungan (ANTARA/Nadilla)

GenPI.co - Seorang santri asal Kota Solo, Jawa Tengah, berinisial AKPW (13) meninggal dunia diduga menjadi korban perundungan di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Sukoharjo, pada Senin (16/9).

Ayah korban Tri Wibowo mengatakan anaknya menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh kakak kelasnya di ponpes.

“Kalau urutan kejadian sebenarnya saya belum dapat kepastian dari kepolisian, masih menunggu hasil otopsi,” kata dia, dikutip Rabu (18/9).

BACA JUGA:  Heboh Nikah Siri Santriwati dengan Pengurus Ponpes di Lumajang, Kemen PPPA Perintahkan Ini

Tri membeberkan dari informasi yang diperolehnya, sang anak merupakan korban kekerasan.

“Sebabnya ini remeh banget. Hanya minta rokok dan dengan senioritasnya dia sampai berbuat keras ke anak saya sampai mengakibatkan anak saya meninggal. Ada pemukulan, tapi saya belum bisa pastikan di sebelah mana,” papar dia.

BACA JUGA:  Santri Ponpes di Kediri Meninggal Diduga Dianiaya, 4 Kakak Kelas Ditangkap

Tri menjelaskan apabila dilihat dari luar, tidak ada luka pada tubuh anaknya.

Maka dari itu, dia menanti hasil autopsi dari pihak kepolisian.

BACA JUGA:  Miris! Kapolres Sebut Santri di Kediri Dianiaya Berulang Kali Sebelum Akhirnya Meninggal

“Kami ingin hasil otopsi agar semua terlihat jelas. Mudah-mudahan jangan ada korban lagi, anak saya yang terakhir,” imbuh dia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya