
GenPI.co - Operasional PT MRT Jakarta ditutup total sebagai insiden jatuhnya material konstruksi proyek pembangunan gedung Kejaksaan Agung di jalur kereta antara Stasiun ASEAN dan Blok M BCA pada Kamis (30/5).
Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo mengatakan berdasarkan hasil investigasi dibutuhkan waktu sekitar 5 jam untuk perbaikan.
"Operasional MRT Jakarta dihentikan secara total," kata dia, dikutip Jumat (31/5).
BACA JUGA: Kurangi Antrean, MRT Jakarta Tempatkan Vending Machine di Setiap Stasiun
Ahmad memastikan aspek keselamatan demi dapat melayani masyarakat.
Maka dari itu, pihaknya berusaha melakukan percepatan perbaikan terhadap kerusakan yang ada.
BACA JUGA: Perhatian! MRT Jakarta Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran
Di sisi lain, pihaknya memastikan tidak ada korban dalam insiden jatuhnya alat berat dari proyek konstruksi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis sore pukul 16.40 WIB.
Alat berat (crane) jatuh sempat mengenai bagian depan kereta MRT Jakarta .
BACA JUGA: Di Sepanjang Jalur MRT Jakarta, XL Axiata Pastikan Sinyal 4G Tersedia
"Yang jatuh besi untuk tulangan atau dikenal sebagai besi reinforced bar (rebar) yang diangkut oleh crane sehingga menimpa bagian depan MRT," ungkap Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Rahmat Idnal.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News