
Maka dari itu, dia mengimbau masyarakat tetap mengikuti arahan dan komando dari kepala desa, khususnya bagi Desa Jontona dan Desa Todanara.
"Masih dalam pantauan, terkendali. Rantai komando juga aktif sehingga semua sudah mulai bekerja sesuai tugas masing-masing dalam situasi siaga ini," ungkap Andris.
Berdasarkan Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok, erupsi terakhir terjadi pada pukul 13.13 WITA dengan ketinggian kolom abu teramati lebih kurang 900 meter di atas puncak.
BACA JUGA: Waspada! Gunung Ile Lewotolok Erupsi 19 Kali, Ini Kondisinya
Erupsi gunung api di NTT ini terekam dengan amplitudo maksimum 33,7 mm dan durasi lebih kurang satu menit.
Saat erupsi, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur.(ant)
BACA JUGA: Waspada! Status Gunung Ile Lewotolok di NTT Naik ke Level Siaga
Heboh..! Coba simak video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News