
Laksamana Denih Hendratara menuturkan, ini adalah salah satu bentuk kerjasama dengan kementrian luar negeri dengan TNI untuk memperkenalkan budaya bangsa.
Ia juga menilai hubungan Indonesia-Jepang yang akrab selama puluhan tahun bisa memberi kontrobusi untuk pariwisata Indonesia
“Menurut saya momentum ini sangat bagus unntuk semakin memperkenalkan beragam destinasi wisata kita ke wisatawan asing,” tambah Denih.
Kapal-kapal JMSDF berlayar daari Jepang pada 26 Agustus silam. Ketiganya adalah JS KAGA yang berkasitas 19,500 ton, JS INAZUMA dengan bobot 4,500 ton dan JS SUZUTSUKI yang kapasitasnya mencapai 5,050 ton.
Kapal-kapal perang tersebut membawa dari 800 orang anggota termasuk 50 perempuan SDM.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News