
Menurut Iva Ariani, Hal itu dilakukan untuk menjaga keselarasan kegiatan akademik dan kegiatan nonakademik dengan jati diri UGM. Hingga kini, pembatalan itu sendiri masih menjadi polemik.
Namun, Iva menambahkan, surat pembatalan atau penolakan yang dikeluarkan Rektorat UGM sudah dalam proses untuk dikirim ke Takmir Masjid UGM.
BACA JUGA : Jokowi vs Ustaz Abdul Somad, Adu Kece Naik Moge
Meski tidak bisa menjadi narasumber di Indonesia, UAS malah mendapat undangan menjadi pembicara di negeri Ratu Elizabeth, Inggris. Jadwalnya mulai dari Birmingham (25/10), London (26/10) hingga Manchester (27/10).
Hadirnya ustaz kondang asal Riau itu, untuk menjadi pembicara tamu dalam kegiatan organisasi yakni, Human Aid Initiative Charity Week Event 2019.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News