Catatan Dahlan Iskan: Pelangi Nakal

Catatan Dahlan Iskan: Pelangi Nakal - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Disway

Dengan harga Rp 500 ribu. Sudah menerima uangnya. Tapi barang itu tidak dia serahkan. Kalau pun pasal penipuan yang dituduhkan berarti harus ada orang yang mengadu telah ditipu.

Beranikah lelaki itu mengadu ke polisi bahwa dirinya ditipu Rp 500 ribu karena soal begituan? Yang kelak ia akan bersaksi di pengadilan terbuka? Lalu ia juga bisa jadi tersangka untuk ikut serta kejahatan online?

Wartawan Belitong belum ada yang menelusuri apakah memang ada pengaduan penipuan seperti itu. Kalau ada siapa namanya? Orang mana? Alamatnya di mana?

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Poltak Sitinjak

Apakah sudah berkeluarga? Apakah ia anggota tetap MiChat? Begitu banyak pertanyaan yang bisa diajukan.

Jangan-jangan polisi melangkah  lebih serius lagi: si istri ditangkap bukan karena penipuan –karena tidak ada pengaduan penipuan. Jangan-jangan dia ditangkap karena melakukan kejahatan cyber.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Tiga Bintang

Kalau itu alasan penangkapan berarti polisi harus mengungkap seluruh jaringan prostitusi lewat MiChat. Mungkin polisi bisa mendatangi alamat MiChat: di cloud sana.

Maka perkara ini bisa kecil, bisa rumit. Terserah polisi. Bagi Bu Guru Muslimah, tokoh penting dalam cerita asli Laskar  Pelangi, kejadian ini akhirnya tidak cukup hanya ditangisi.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Teman Dubai

"Kita semua orang Belitong harus introspeksi," ujarnyi sambil menunduk ke rumput.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya