Catatan Dahlan Iskan: Doa Mathur

Catatan Dahlan Iskan: Doa Mathur - GenPI.co
Dahlan Iskan. Foto: Disway

Di Pemilu 2024, Mathur akan maju lagi. Juga lewat PBB. Ia sudah punya akar di Madura. Tapi itu tidak harus. Kalau tidak ada manfaatnya ia tidak akan maju lagi.

Mathur pernah dipanggil ketua fraksi gabungan. Dari PKS. "Saya diminta tidak terlalu keras. Teman fraksi lain minta tolong ketua fraksi saya agar saya tidak kenceng-kenceng," katanya.

"Apakah jalan saya sudah bengkok?" tanya Mathur ke ketua fraksinya.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Zaytun Deposito

"Anda masih lurus. Tadi itu hanya permintaan fraksi lain," kata Mathur menirukan jawaban ketuanya.

Mathur memang membuat komitmen dengan anggota fraksi gabungan: tidak mau jalan bengkok. "Kalau di antara kita ada yang bengkok kita saling ingatkan," tambahnya.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Zaytun Jas

Selasa lalu saya undang Mathur ke rumah. Makan siang. Makannya sedikit sekali. Padahal semua masakan istri saya enak sekali: buntil talas, kepala kambing, kare ayam, dan lodeh tempe.

Ternyata daya tampung perutnya memang sedikit. Ususnya 135 cm lebih pendek dari usus saya.

BACA JUGA:  Catatan Dahlan Iskan: Zaytun Gantar

Usus Mathur pernah harus dipotong untuk menyelamatkan jiwanya. Ia ditembak dari jarak dekat. Kena bagian pinggang. Tembus ke dalam. Peluru bersarang di perutnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya