
GenPI.co - Dua mahasiswanya gugur akibat bentrokan dengan aparat kepolisian, Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar Salat Gaib di Masjid Mualim, Jumat (27/9).
Kedua mahasiswa yang gugur saat memperjuangkan demokrasi tersebut adalah Randi, mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) angkatan 2016 dan Muhammad Yusuf Kardawi, Jurusan D3 Teknik Sipil Progeam Pendidikan Vokasi (PPV) angkatan 2018.
Sebelumnya, Rektor UHO, Prof Dr. Muhammad Zamrun telah mengimbau seluruh civitas akademika di lingkup kompleks UHO agar melaksanakan Salat Gaib untuk mendoakan kedua mahasiswa yang gugur saat memperjuangkan demokrasi di kantor DPRD Sultra.
BACA JUGA: Mahasiswa Bentrok dengan Polisi di Kendari, 2 Orang Meninggal
"Assalamualaikum Wr. Wb. Civitas Akademika UHO, turut berduka cita dan berbelasungkawa atas meninggalnya mahasiswa FPIK UHO, Randi dan M. Yusuf Kardawi mahasiswa PPV UHO. Semoga kedua almarhum husnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan," kata Rektor UHO melalui pesan di grup media sosial yang beredar.
Almarhum Randi sempat dilarikan ke Rumah Sakit TNI AD dr. Ismoyo Korem pada pukul 16.18 Wita dan setelah menjalani perawatan kurang lebih 5 menit, mahasiswa tersebut meninggal dunia.
BACA JUGA: Belasungkawa Presiden untuk 2 Mahasiswa yang Wafat di Kendari
Sementara Muhammad Yusuf Kardawi sempat mengalami masa kritis lalu menjalani operasi kepala di Rumah Sakit Bahteramas Kendari, karena luka besar di bagian kepala. Namun, pada Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 04.05 Wita, Yusuf menghembuskan nafas terakhirnya.(Muhammad Harianto/ANT)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News