
"Dirancang kira-kira rekonstruksi bagaimana. Mulai dari kerusakan ringan sampai kerusakan berat. Harus tuntas. Nanti akan dibantu buat rumah tahan gempa. Kerusakan berat akan dibantu penanganannya oleh BNPB dan PUPR. Nanti akan diklasifikasi supaya mudah ditangani," ungkapnya.
Muhadjir menyampaikan, untuk fasilitas umum seperti akses jalan nasional dan jalan provinsi yang terputus karena tertimbun longsoran akibat gempa juga ditargetkan selesai pada siang ini supaya akses tidak lumpuh total.
Juga akan dilakukan pembangunan sementara pada jembatan yang putus akibat gempa.
BACA JUGA: Mensos Tri Rismaharini Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Cianjur
Kemudian, untuk sarana prasarana seerti Masjid, Sekolah, Madrasah, akan dibantu penanganan oleh kementerian terkait. Seperti Kementerian PUPR, Kemendikbudristek, Kemenag.
Untuk antisipasi penanganan korban, Menko PMK juga akan melakukan koordinasi dengan Kemenkes untuk membantu tenaga kesehatan ke posko supaya bisa menangani korban cedera parah dan penanganan penyakit di posko pengungsian. Pihak TNI juga akan membantu membuat RS lapangan untuk menangani korban.
BACA JUGA: Cianjur Diguncang Gempa, Lesti Kejora Unggah Kalimat Pilu
Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur, jumlah korban tewas akibat gempa bumi Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur sementara berjumlah 162 jiwa.
Jumlah korban tewas masih belum bisa dipastikan mengingat kodnsi lapangan yang belum pasti. Selain korban tewas, laporan BPBD tersebut juga mencatat gempa tersebut juga menyebabkan 362 orang luka ringan hingga berat, 2.345 rumah rusak berat, dan sekitar 13.400 orang mengungsi. (*)
BACA JUGA: Ridwan Kamil: Jangan Ada Korban Gempa Cianjur yang Telantar di Pinggir Jalan
Video seru hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News