
Pada pertengahan abad ke-17, teleskop Galileo Galilei sudah dimiliki oleh Kerajaan Gowa sebagai alat untuk mengamati bintang-bintang di langit Makassar.
Teleskop itu digunakan Karaeng Pattingalloang untuk memantau posisi bulan dan menentukan waktu berlayar.
Seorang intelektual yang brilian, Karaeng Pattingalloang meninggalkan warisan pengetahuan.
BACA JUGA: Elon Musk dan Bill Gates Bakal Hadir di B20 Summit Bali
Dia dielu-elukan sebagai Galileo Makassar dan salah satu warisannya yakni bola dunia buatan Joan Bleau.
"Replika bola dunia dapat ditemukan di Museum Karaeng Pattingalloang," ucapnya.
BACA JUGA: Sinar Mas Land All Out Dukung B20
Lebih lanjut, hiburan pertunjukan seni budaya bertema Dewi Sri "Beauty in Diversity" mengangkat keindahan alam indonesia beserta keragaman flora dan fauna.
Bagi masyarakat Jawa dan Bali, perannya mencakup segala aspek Dewi Ibu yakni sebagai pelindung kelahiran dan kehidupan.
BACA JUGA: Megawati Satu Meja Bersama SBY di KTT G20, Begini Respons PDIP
Dia juga dapat mengendalikan bahan makanan di bumi. Oleh karena itu, dia bisa mengatur kehidupan, kekayaan, dan kemakmuran.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News