
Adapun caranya, yaitu menaikkan besaran anggaran subsidi yang tahun lalu Rp 188 triliun menjadi Rp 502 triliun pada tahun ini.
Dia mengatakan harga minyak dunia mengalami lonjakan yang luar biasa dari awalnya USD 60 per barel kini mencapai di atas USD 100 per barel.
"Tentunya akan mempengaruhi besaran subsidi yang bisa diberikan pemerintah," ungkapnya.
BACA JUGA: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa BEM SI Mulai Padati Kawasan Patung Kuda
Oleh karena itu, Abraham menyebut kini pemerintah harus menyesuaikan harga BBM dan memprioritaskan perlindungan, terutama kepada kelompok ekonomi rentan.
Adapun BEM SI membawa tiga tuntutan pada demonstrasi kali ini.
BACA JUGA: Brutal! Massa BEM SI Bongkar Barikade dan Beton saat Demo BBM
Pertama, mendesak pemerintah untuk mencabut keputusan terkait kenaikan harga BBM.
Kedua, mendesak pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat dan mengalihkan anggaran ke subsidi BBM.
BACA JUGA: Buntut BBM Naik, PMII Harap Pemprov DKI Jakarta Pangkas Tarif Transportasi Publik
Ketiga, mendesak pemerintah untuk menerapkan regulasi pemakaian subsidi BBM secara tegas. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News