
GenPI.co — Kantor berita ANTARA biro Papua dirusak oleh massa pengunjuk rasa di Papua yang berlangsung Kamis kemarin (29/8). Terlihat dalam sebuah foto, kaca kantor pecah bekas dirusak dan tembok dicoret-coret massa.
Hal ini begitu disayangkan oleh pihak ANTARA. Direktur Pemberitaan Perum LKBN ANTARA Akhmad Munir sangat menyesalkan terjadinya perusakan atas sejumlah gedung pemerintahan dan layanan publik di Jayapura, Papua, termasuk yang dialami Kantor Berita ANTARA.
"Kami mempercayakan kepada aparat keamanan dan penegak hukum untuk secepatnya memulihkan kondisi dan memproses hukum pihak-pihak yang melakukan tindakan anarkis," kata Akhmad Munir di Jakarta, Jumat.
Ia juga menjelaskan, ANTARA adalah kantor berita resmi negara yang telah berdiri sejak 13 Desember 1937 sebagai kantor berita perjuangan. ANTARA merupakan salah satu kekayaan milik bangsa yang harus tetap ada selama-lamanya.
Akhmad Munir juga mengingatkan kepada tim peliputan ANTARA yang berada di Papua untuk tetap mengutamakan keamanan diri dan memberitakan segala peristiwa sesuai dengan data dan fakta.
Baca juga:
Mencekam, Warga Papua Masih Mengungsi di Pangkalan TNI AL
Belum Kondusif, Tim Bali United Batal ke Papua untuk Bertanding
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News