Di Tengah Perang Rusia dan Ukraina, Jokowi Beri Kabar Buruk

Di Tengah Perang Rusia dan Ukraina, Jokowi Beri Kabar Buruk - GenPI.co
Jokowi beri kabar buruk di tengah perang Rusia dan Ukraina. Foto: Dok JPNN

GenPI.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi global terkini seusai 22 negara menghentikan ekspornya untuk mengamankan pasokan pangan masing-masing.

Kepala Negara Kabinet Indonesia Maju menyatakan pihaknya harus ikut bisa bersikap cermat dalam menghadapi ancaman krisis pangan akibat berbagai tantangan termasuk lanjutan invasi militer Rusia ke Ukraina.

Dia meminta para menteri dan jajaran menjadikan krisis ini sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

BACA JUGA:  Jokowi Tidak Cakap Memilih Menteri, Kata Pengamat

"Di sisi krisis pangan tadi yang saya sampaikan, sebetulnya ada sisi peluangnya, untuk urusan pangan, yang bisa dikejar dalam waktu pendek," kata Presiden Jokowi saat memberi arahan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (21/6/2022).

Eks Gubernur DKI Jakarta  itu menambahkan ada beberapa komoditas pangan yang berpeluang menjaga stabilitas pangan.

BACA JUGA:  Provokasi Kapal Perang Rusia Bikin Denmark Mengamuk

Komoditas itu bisa ditanam dan dipanen dalam waktu singkat, seperti jagung dan kedelai.

"Bisa dipanen dalam waktu singkat berkisar tiga bulan sampai dengan 100 hari, serta padi sekira empat bulan," terang Jokowi.

BACA JUGA:  Elon Musk Kirim Alat Canggih, Militer Ukraina Makin Bertaring

Presiden juga meyakini lahan di Indonesia masih luas untuk memenuhi upaya memanfaatkan peluang tersebut, termasuk lahan-lahan yang sudah bersertifikat hak guna usaha (HGU).

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya