
GenPI.co - Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengancam pihaknya akan menggelar demo lebih besar lagi di Kedubes India.
Novel menyebut hal itu dilakukan jika Pemerintah India tidak menegur Nupur Sharma, politisi yang menghina Nabi Muhammad.
Novel meminta Dubes India di Indonesia ikut menyampaikan aspirasi tersebut.
BACA JUGA: PA 212 Demo Kedubes India, Kuningan Macet Parah
"Harus ada iktikad baik, seperti meminta maaf atau menghukum Nupur Sharma," tegas Novel Bamukmin di kawasan Kedubes India di Jakarta, Jumat (17/6).
Jika itu tidak dilakukan, kata Novel, pihaknya meminta Pemerintah Indonesia menutup Kedubes India.
BACA JUGA: Demo Kedubes India, Menghina Nabi Muhammad Hukumnya Dibunuh
Di sisi lain, Novel mengatakan pihaknya juga telah melakukan pergerakan lain untuk menunjukkan sikap protes.
Misalnya, mengajak umat memboikot produk India hingga imbauan tak perlu mengunjungi negara tersebut.
BACA JUGA: Anies Baswedan Dalam Bahaya, Siap-siap Saja
"Pemerintah India harus memberhentikan kriminalisasi, penangkapan, dan perusakan rumah ibadah maupun tempat tinggal ulama di sana," tuturnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News