
“Saya Margaretha, Puteri Kebudayaan Gorontalo 2019, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Pemerintah Gorontalo, kepada seluruh tokoh adat Masyarakat Gorontalo,dan juga kepada seluruh Masyarakat Gorontalo atas kejadian dan kelalaian saya dalam memakai busana adat modifikasi pada sesi photoshoot yang diadakan di tanggal 20 Agustus 2019, maka dari itu saya memohon maaf atas kelalaian saya dikarenakan juga adanya kesalahan pada tanggal sistem pengiriman, sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh jajaran pemerintah , tokoh adat dan seluruh Masyarakat Gorontalo” ucap Margaretha.
Dalam video yang sama diikuti dengan Surat Pernyataan Terbuka, CEO Putera Puteri Kebudayaan Indonesia, Satrio (22) menyatakan permohonan maaf dan menyatakan akan menjadikan hal ini pelajaran bagi Putera Puteri Kebudayaan Indonesia di tahun-tahun selanjutnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News