
GenPI.co - Masyarakat Gorontalo melalui beragam media sosial meradang atas unggahan Yayasan Putera Puteri kebudayaan Indonesia (PPKI) di akun instagram @puteraputerikebudayaanindo.
Pasalnya dalam foto yang diunggah itu seorang wanita mengenakan baju adat Gorontalo yang bernama Biliu dengan bagian bawah yang menampakkan pahanya. Ini tidak sesuai dengan budaya dan norma masyarakat Gorontalo.
Dalam budaya Gorontalo tidak dikenal baju Biliu dengan potongan demikian, bahkan baju ini merupakan baju kebesaran adat. Sementara konsep budaya Gorontalo di kenal dengan falsafah adat bersendikan syara, syara bersendikan kitabullah (Adat berpedoman pada syariah, syariah berpedoman pada Alquran).
“Ini melecehkan adat Gorontalo, selama saya hidup belum pernah ada orang mengenakan baju Biliu model begini, ini sangat menyinggung perasaan masyarakat Gorontalo,” kata Abdul Halim, Sabtu (24/8).
Baca juga:
Anak Dian Sastro Autis, Bisa Saja Jadi Seperti Orang-orang ini
Satgas Padamkan Karlahut di Riau dengan Water Bombing
Kekecewaan masyarakat Gorontalo atas munculnya foto wanita yang mengenakan Biliu ini banyak meramaikan group media sosial, mereka mengecam modifikasi baju adat yang dianggap menyalahi aturan ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News