Menteri LHK Suarakan Negara Berkembang untuk Pendanaan Iklim

Menteri LHK Suarakan Negara Berkembang untuk Pendanaan Iklim - GenPI.co
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan Indonesia memperhitungkan aksi adaptasi yang sama pentingnya dengan mitigasi. Foto: KLHK

Dia mengatakan Indonesia telah membuat komitmen yang kuat untuk memulihkan lahan terdegradasi melalui FOLU Net Sink.

“Pada 2030, tingkat penyerapan sektor kehutanan di Indonesia akan sama dengan atau bahkan lebih tinggi daripada tingkat emisi yang dihasilkan,” terang Menteri Siti.

Menteri Siti menerangkan FOLU Net Sink 2030 dibangun di atas dasar pengalaman dan pengetahuan dalam menerapkan kebijakan dan kerja sama internasional selama tujuh tahun terakhir.

BACA JUGA:  Tambah PIPPIB, KLHK Makin Serius Selamatkan Hutan

Pengalaman itu antara lain upaya mengendalikan kebakaran hutan, pengelolaan lahan gambut, dan moratorium permanen untuk izin baru di hutan primer dan lahan gambut.

Ada juga konservasi tanah dan keanekaragaman hayati, rehabilitasi hutan dan lahan, partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum.

BACA JUGA:  KLHK: Pengelolaan Sampah Bisa Mitigasi Perubahan Iklim

Menurut Menteri Siti, saat ini Indonesia mengidentifikasi sumber pendanaan untuk menerapkan kebijakan ini dengan menciptakan instrumen keuangan inovatif seperti Green Sukuk dan Green Bonds dan pengembangan carbon pricing.

Indonesia juga mendorong negara-negara G7 memberikan contoh, dan memimpin dalam bekerja bersama untuk mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata.

Hal itu dilakukan untuk mencapai target global untuk mengurangi emisi, efisiensi sumber daya, dan ekonomi berkelanjutan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Sebelumnya
Berita Selanjutnya