
Di zaman itu. Model kerja sama seperti itu tidak hanya di Sidoarjo. Bahkan bisa jadi Sidoarjo bukan yang pertama. Sudah banyak di kota-kota lain. Di Bogor.
Di Tuban. Dan mungkin juga di kota Anda. Zaman itu adalah musim semi dokter berkongsi untuk menjadi juragan di dunianya sendiri.
Musim semi pindah ke musim panas.
BACA JUGA: Catatan Dahlan Iskan soal PMK: Kuku Mulut
Di negara-negara 4 musim, perpindahan musim semi ke musim panas terjadi dalam empat bulan. Musim semi perkongsian antar dokter lebih panjang. Lebih lima tahun.
Tapi perubahan musim di perkongsian itu tidak hanya di udara, juga di cuaca. Cuaca di dalam hati. Hati mereka menjadi panas. Terutama karena bisnis ternyata punya hukumnya sendiri.
BACA JUGA: Catatan Dahlan Iskan soal Tes PCR: Hadiah Lebaran
Mendiagnosis sakitnya rumah sakit ternyata tidak bisa dengan stetoskop. Kerukunan di masa bulan madu pun berubah menjadi cekcok. Di mana-mana. Ada yang sampai ke polisi. Ke jaksa. Ke pengadilan.
Perlu ''dokter spesialis'' yang sangat spesial untuk bisa menyehatkan RS Delta Surya. Yang sudah parah. Saling gugat.
Di sinilah spesialisasi dokter umum seperti dr Agus diperlukan. Ia turun tangan. Ia membeli rumah sakit itu. Lebih dari Rp 300 miliar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News