
Program tersebut akan memberikan sensasi baru berwisata ke berbagai penjuru daerah tanpa harus pergi kemana-mana.
Dalam Virtual Tour, penonton akan diajak mengelilingi berbagai destinasi wisata yang ada di Yogyakarta.
Sementara itu, Virtual Experience akan membawa penonton menikmati aktivitas menarik yang digelar penduduk lokal di suatu tempat.
BACA JUGA: Masjid Istiqlal menyediakan Fasilitas untuk Disabilitas
Virtual Tour dan Virtual Experience DifaTravelX akan diselenggarakan pada 21 dan 28 Mei 2022.
Dua program tersebut akan dilaksanakan di 10 destinasi wisata di Yogyakarta, yaitu Malioboro-Titik 0, Museum Gunungapi Merapi, Makam Raja-Raja Mataram di Kotagede, dan masih banyak lagi.
BACA JUGA: Anies Pastikan JIS Dilengkapi Fasilitas Ramah Disabilitas
Senada dengan Triyono, CEO dan Founder Travelxism Gilang Ahmad Fauzi mengatakan virtual tour DifaTravelX bisa menjadi salah satu strategi ketahanan pariwisata selama dan pasca pandemi.
Sebab, memberikan aksesbilitas terhadap difabel dapat membuka kesempatan baru agar mereka bisa produktif dan berkembang.
BACA JUGA: Bus Low Deck Ramah Difabel Mulai Diuji Coba di Solo
“Dengan Virtual Tour DifaTravelX ini kami ingin menunjukkan bahwa program ini sangat membantu, tidak hanya untuk temen-temen yang mau berkunjung, tetapi juga untuk tuan rumahnya,” ujarnya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News