
Proyek ini bermula ketika DifaBike sebagai penyedia layanan ojek online dan tour and guide service oleh penyandang disabilitas mengalami keterpurukan akibat pandemi.
DifaTravelX ini menjadi solusi sekaligus terobosan baru di bidang pariwisata inklusif dengan memberdayakan para penyandang disabilitas di Yogyakarta.
CEO dan Founder DifaBike Triyono mengatakan DifaTravelX memberikan edukasi kepada masyarakat untuk membangun pariwisata yang aksesibel bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas.
BACA JUGA: Masjid Istiqlal menyediakan Fasilitas untuk Disabilitas
“Tiap individu dan warga negara berhak untuk piknik, bersenang-senang. Tanpa ada pengecualian,” tutur Triyono.
Target penerima manfaat project ini adalah 10 tourist guide penyandang disabilitas dari DifaBike serta 20 pemuda lulusan SLB di Yogyakarta dan sekitarnya.
BACA JUGA: Anies Pastikan JIS Dilengkapi Fasilitas Ramah Disabilitas
Melalui DifaTravelX, para target penerima manfaat diberikan pembekalan serta pelatihan untuk menjadi host dalam dua program utama project ini.
Pelatihan tersebut diantaranya: tour guiding, public speaking, bahasa Inggris, videografi, fotografi, dan hospitality.
BACA JUGA: Bus Low Deck Ramah Difabel Mulai Diuji Coba di Solo
Virtual Tour dan Virtual Experience menjadi dua program utama dalam project DifaTravelX ini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News