
Dari temuan mencapai 494 kasus tersebut, lanjutnya, siswa dan mahasiswa menduduki urutan pertama jumlah penemuan mencapai 61 penemuan kasus. Bahkan jika diklasifikasikan berdasarkan umur, usia 15 – 24 tahun menjadi yang tertinggi.
“KPA terus mensosialisasikan kegiatan ini pada pelajar. Karena memang usia mereka yang yang paling banyak terinfeksi virus ini. Seks bebas dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang menjadi dua hal penyebab utamanya,” papar Idah Syahidah
Dalam sosialisasi itu pula, tim dari KPAP melakukan dialog tanya jawab antara tim dan pelajar. Untuk Kabupaten/Kota sendiri, Kabupaten Gorontalo Utara menjadi yang terendah dengan 36 orang penderita.
Tonton Video viral berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News