
GenPI.co - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengeluarkan alarm bahaya potensi tsunami di Selat Sunda.
Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN Widjo Kongko mengimbau masyarakat untuk mewaspadai erupsi Gunung Anak Krakatau.
Pasalnya, gunung yang berada di Selat Sunda bisa mengakibatkan tsunami.
BACA JUGA: Lihat Nih, Presiden Jokowi Disambut Joe Biden
Widjo menuturkan berdasarkan data dan hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, terdapat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Waspada atau ke Siaga.
"Ini menunjukkan adanya potensi ke arah erupsi dan dapat berpotensi menimbulkan tsunami," katanya dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (13/5).
BACA JUGA: Tergoda Janda Bahenol, Perampok Urungkan Niat Aksinya
Widjo mengatakan, untuk perkiraan besar kecilnya dampak tsunami tergantung dari pemicu sumbernya.
Adalah seberapa besar aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan volume longsoran kaldera atau lava yang dimuntahkan.
Menurutnya hasil kajian pemodelan tsunami yang telah dilakukan untuk kejadian erupsi akhir 2018 dapat dijadikan acuan untuk potensi tsunami ke depan apabila ada erupsi Gunung Anak Krakatau.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News