
Hasil menunjukkan, dalam tumbuhan Bajakah terdapat kandungan zat saponin, alkoloid, steroid, terpenoid, flavonoid, tanin, dan fenolik. Zat tersebut kerap digunakan untuk pengobatan tumor ganas.
Lalu kedua gadis SMA tersebut mengolah akar bajakah menjadi bubuk untuk memudahkan dikonsumsi. Caranya, akar dikeringkan terlebih dahulu, lalu ditumbuk atau dihaluskan menggunakan blender.
Mengonsumsi olahan bajakan itu dengan carah diseduh dengan air. Takarannya, 1 gram sebuk dicampurkan dengan 500ml air.
Bubuk bajakah ini sebelumnya telah diujicobakan kepada tikus putih. Terbukti setelah mengonsumsi selama dua minggu sel tumor pada tikus hilang.
Simak video menarik berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News