
Dirinya mengatakan, undangan klarifikasi tersebut bertujuan untuk mengetahui apakah ada indikasi penimbunan atau tidak. Tentunya jika ada indikasi pelanggaran hukum akan diproses.
Dit Reskrimsus Polda Sumut bersama Tim Satgas Pangan Provinsi Sumut terus berkoordinasi melakukan monitoring terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok khususnya minyak goreng di pasaran.
"Melakukan upaya hukum terhadap spekulan dan oknum tertentu yang melakukan penimbunan bahan pokok minyak goreng dengan memanfaatkan isu covid-19 untuk mencari keuntungan pribadi," demikian Direktur Reskrimsus Polda Sumut.(Antara)
BACA JUGA: Selain Indofood, Ada Oknum Lain Diduga Timbun Minyak Goreng
Simak video berikut ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News