
GenPI.co - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan Hibah Sustainable Energy Fund (SEF) untuk insentif Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.
Peluncuran itu adalah kerja sama dengan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia melalui Proyek Market Transformation for Renewable Energy and Energy Efficiency through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in Energy Sector (MTRE3).
Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) akan mengelola dan mendistribusikan insentif PLTS Atap.
BACA JUGA: Menteri ESDM Siap Pimpin Forum Transisi Energi G20
Adapun insentif atap menggunakan alokasi dana hibah SEF dari Global Environment Facility (GEF).
Insentif bertujuan mendorong masyarakat memasang PLTS atap, khususnya para pelanggan PLN kategori rumah tangga, bisnis, dan industri skala kecil serta menengah, dan sosial.
BACA JUGA: Menteri ESDM Paparkan Program Ketenagalistrikan 2022, Apa Saja?
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan inovasi pembiayan akan meningkatkan minat investor dan masyarakat terhadap pemanfaatan energi surya.
"Insentif ini diharapkan bisa mencapai nilai keekonomian PLTS Atap sehingga investasinya menjadi lebih menarik," kata Arifin, Kamis (10/2).
BACA JUGA: Menteri ESDM Tegaskan Tidak Ada Penambahan PLTU Mulai Tahun Ini
Dia menjelaskan insentif atap bisa memicu kemunculan inovasi pendanaan baru sector perbankan, lembaga pembiayaan lain, lembaga kerja sama, dan donor.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News