
GenPI.co - Juru Bicara Pemerintah mengenai Covid-19 Reisa Broto Asmoro memperingatkan masyarakat untuk waspada perihal kasus penularan Covid-19 beserta varian baru Omicron di Indonesia.
Menurutnya, kasus penularan Covid-19 beserta varian baru Omicron masih akan tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Sebab, ahli dan data menyatakan karakteristik Omicron yakni penularan cepat dan banyak, namun dengan tingkat keparahan lebih rendah dari varian sebelumnya.
BACA JUGA: Dokter Reisa Punya Kabar Bahagia untuk Semua Warga, Alhamdulillah
"Dengan adanya peningkatan kasus harian ini juga merupakan tanda bahwa tracing, dan testing di Indonesia berjalan dengan baik," kata Dokter Reisa dalam keterangan persnya, Kamis (10/2/2022).
Lebih lanjut, Dokter Reisa menyebut seseorang biasanya tanpa gejala ketika terjangkiti varian Omicron.
BACA JUGA: Mendadak Dokter Reisa Sampaikan Kabar Bahagia untuk Indonesia
Hal itu yang membuat pasien bisa menjalani isoman.
Sementara, syarat pasien bisa menjalani isoman hanya yang ringan dan tanpa gejala dengan hasil PCR positif.
BACA JUGA: Ada Ancaman Berbahaya, Dokter Reisa Keluarkan Instruksi Tegas
Kemudian, syarat lainnya adalah pasien berusia maksimal 45 tahun, tidak memiliki komorbid, dapat mengakses telemedicine atau layanan kesehatan lainnya, dan berkomitmen untuk tetap melakukan isoman sebelum diizinkan keluar.
Artikel ini sudah tayang di JPNN.com dengan judul: Jangan Panik, Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Bisa Isoman, Simak Tips dari Dr Reisa
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News