
Namun, tambahnya, dalam pernyataannya Boris mengatakan bahwa dia akan menyelesaikan Brexit pada tanggal 31 Oktober [2019],” kata Nico.
“Boris sejatinya hanya memiliki 100 hari untuk menegosiasikan kesepakatan dengan Uni Eropa terkait dengan ke luarnya Inggris dari blok tersebut,”kata Nico.
Tujuan utama dari kesepakatan Brexit yang diinginkan Boris adalah menghapus apa yang disebut dengan Backstop terkait dengan perbatasan Irlandia. Boris sangat yakin bahwa Ia dapat memenangkan kesepakatan ini.
Sementara, Uni Eropa dengan tegas menolak kesepakatan antara Inggris dengan UE, apabila dalam kesepakatan antara kedua pihak tidak ada pembahasan mengenai Backstop.
“Jika tidak ada pembahasan mengenai Backstop, maka sekali lagi mungkin akan jadi yang terakhir, Inggris akan ke luar dari Uni Eropa [Brexit] tanpa kesepakatan sama sekali,”kata Nico.
Tonton juga video ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News