
GenPI.co - Mesuji kembali ramai dibicarakan. Pasalnya persengketaan antara 2 kelompok masyarakat terjadi di daerah yang masuk Provinsi Lampung tersebut. Konflik yang terjadi pada Rabu (17/7) itusampai makan korban jiwa. Empat orang meregang nyawa akibat saling menyerang satu sama lain.
Mesuji sendiri bukanlah daerah yang berkembang belakangan. Sejarah kawasan itu sebagai pemukiman bisa ditarik hingga ratusan tahun ke belakang.
Mesuji berbatasan langsung dengan bagian utara Kabupaten Tulang Bawang, sebuah nama yang telah ada sejak abad ketujuh masehi. Kekaisaran China selalu mencatat utusan-utusan dari kerajaan lain yang datang berdagang dengan mereka, dan pada tahun 644 mereka menerima utusan dagang dari kerajaan bernama Tulang Bawang.
Baca juga:
Bentrok di Mesuji, Polisi Lakukan Mediasi
Pascabentrokan, Pintu Masuk Menuju Mesuji Dijaga Ketat Polisi
Bentrokan Mesuji Kembali Terjadi, Tewaskan 4 Orang
Nama Tulang Bawang dalam catatan tersebut ditulis dengan nama ‘Tolang Po-Hwang’ dan dikatakan berdekatan dengan negeri ‘Mo-lo-yeu’, yakni Melayu. Kini kerajaan Melayu diyakini berada di provinsi Jambi dan nama tempat di sekitar Jambi yang paling mendekati dengan bunyi kata ‘Tolang Po-Hwang’ adalah ‘Tulang Bawang’.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News