
“Di Jepang itu tumbuh 55 persen saat sudah punya LCCT. Target saya Indonesia bisa mencapai 50 persen. Saat ini baru tumbuh 20 sebelum memiliki LCCT. Butuh waktu untuk renovasi. Diperkirakan akhir tahun sudah siap terealisasi,” katanya.
“Jumlah devisa yang dihasilkan sektor pariwisata akan tinggi, proyeksi devisa tahun 2018 yaitu 17 juta dolar dengan rata-rata pengeluran 1.000 USD. Dan 20 Miliar USD pada tahun 2019. Apa itu artinya yaitu mengalahkan CPO sebagai penghasil devisa utama Indonesia saat ini yang hanya 16 miliar USD pertahun,” pungkas Menpar Arief Yahya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News