
GenPI.co - Aparat keamanan China memaksa memasang aplikasi pengintai di smartphone turis. Aplikasi itu mencari jejak hal-hal yang dilarang oleh pemerintah China, mulai dari ayat al-Quran sampai lagu metal.
Menurut penyelidikan yang dilakukan beberapa media internasional, turis yang melalui jalan darat hendak masuk ke Xinjiang dari negara-negara Asia Tengah dihentikan di pos perbatasan dan diminta menyerahkan smartphone mereka kepada petugas keamanan perbatasan. Mereka lalu membawa smartphone itu ke ruangan berbeda, sementara turis menunggu di ruangan lain, petugas keamanan perbatasan China memasang aplikasi bernama Fengcai. Fengcai mampu mengunduh semua data dari smartphone turis dan mengirimkannya kepada server Pemerintah China untuk dipindai.
Fengcai secara otomatis akan mencari 73.000 hal yang dilarang oleh pemerintah China karena dianggap mengancam keamanan mereka, beberapa diantaranya adalah buku-buku terbitan Eropa-Amerika Serikat yang terkait terorisme, materi terkait al-Qaeda dan ISIS, ayat al-Quran, foto Dalai Lama, dan lagu dari kelompok musik metal asal Jepang Unholy Grave yang berjudul ‘Taiwan: Another China’.
Baca juga:
Rapper Seronok Nicky Minaj Tampil di Jeddah, Begini Komen Netizen
Di Tengah Perang Dagang, Apple Akan Rakit Mac Book Pro di China
Donald Trump Melunak pada Huawei, Ada Apa?
S&P Sebut Ekonomi AS Paling Terdampak oleh Pelarangan Huawei
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News